Visi dan Misi FPPTMA

Resep Membuat Nasi Tiwul

Kembali lagi bunda bersama resep masak-masakan. Kali ini saya akan membagikan resep masak-masakan yang unik menarik dan enak pastinya Bunda. Masakan ini merupakan masakan yang sangat langka Bunda tidak semua daerah ada mungkin hanya ada di wilayah Jogjakarta tepatnya di kabupaten Gunungkidul saja. Yaitu kita akan membuat salah satu makanan khas Gunung Kidul adalah tiwul.

Resep Membuat Nasi Tiwul


Tiwul merupakan makanan pokok yang berasal dari singkong atau ketela pohon. Pada zaman dahulu tiwul ini merupakan salah satu makanan pokok di wilayah Gunungkidul. Karena di wilayah tersebut lahannya itu pegunungan namun susah air jadi padi tumbuh itu hanya sedikit mungkin sekitar 40% yang bisa menanam padi sehingga sebagian besar warganya menanam tanaman ketela atau singkong. Karena sebagian besar tanahnya pegunungan jadi memang susah untuk menanam padi semuanya jadi memang kebanyakan yaitu singkong atau ketela. Nah ketela ini dimanfaatkan sebagai makanan pokok juga camilan juga. Banyak variasinya olahan dari singkong ini pada zaman dahulu namun di sini saya akan menjelaskan Bagaimana cara membuat tiwul dari singkong ini.

Oke kita akan masuk ke proses pembuatan tiwul sebenarnya proses pembuatan jual ini sangat lama ya cuma Ki saya akan menjelaskan secara garis besarnya saja sedih sehingga kalian punya gambaran Bagaimana sih proses pembuatan tiwul ini sampai menjadi matang dan menjadi camilan disebut pada zaman modern ini karena pada zaman dahulu tiwul ini merupakan makanan pokok tapi pada zaman sekarang tiwul hanya sebagai makanan camilan.

Pertama-tama ketela pohon ini ditanam sekitar 6 bulan ya sudah 6 bulan baru bisa dipanen karena jalannya sudah banyak ya sudah besar-besar kemudian ketela nya kita kupas pilih yang besar ya pilih yang tidak berkayu atau yang banyak daging ketela ada kayunya atau berserat Seperti kayu itu nanti ketika di tumbuk tidak bisa hancur sempurna. Setelah ketela dikupas kita jemur sampai kering kalau matahari bagus atau terik matahari nya bagus di sekitar 2 sampai 3 hari atau bisa sampai 4 hari mungkin deng karena biar benar-benar kering tapi jika musim penghujan memang butuh sangat lama ya hari-hari sampai kering.

Jika ingin membuat cimol yang sangat cantik kuningnya tidak hitam itu Usahakan ketela nya ketika menjemur tidak kehujanan nanti kalau kehujanan berubah menjadi makanan yang lain nanti saya akan ceritakan makan apa itu biar kalian penasaran bunda-bunda hehehe. Atau nanti timbulnya akan berwarna hitam ketika di ketela tadi dalam proses penjemuran terkena air hujan yang sangat lama.

Kemudian setelah ketela ini kering di daerah Gunung Kidul itu disebut dengan gaplek disini adalah bahan utamanya untuk pembuatan tiwul yaitu gaplek. Lah gaplek gak kering Ya karena memang Kapan keringnya kita tumbuh gaple sampai lembut atau zaman sekarang sudah ada mesin giling untuk pembuatan di wall atau ditumbuk sampai berubah menjadi tepung. Berubah menjadi tepung gaplek atau namanya glepung kalau di daerah Gunung Kidul.

Nah setelah glepung ini sudah jadi, langkah dalam pembuatan tiwul ini yaitu mengambil glepong secukupnya dimasukkan ke dalam tampah atau seperti loyang yang berbentuk lingkaran yang dianyam rapi seperti loyang bulat situ deh bunda. Tambahkan sedikit air mentah sedikit demi sedikit kemudian di tekan dengan telapak tangan diputar-putar sambil diputar-putar Ya sambil diberi air sedikit demi sedikit sampai membuat bulatan kecil kecil-kecil gitu. Kemudian setelah itu tampaknya diputar-putar atau dalam istilah Gunungkidul nya diinteri.

Ini merupakan proses pencetakan dari tiwul ya secara alami yaitu dengan diinteri putar-putar sambil ditekan-tekan bulatan-bulatan 2 yang agak besar kemudian diinteri selanjutnya terus kemudian sampai tiwul ini berbentuk bulat-bulat kecil sesuai dengan yang diinginkan jadi tidak terlalu besar tapi juga tidak terlalu lembut. Setelah tiwul setengah matang ini atau tiwul yang belum matang ini sudah jadi dah berbentuk bulat-bulat kita siapkan panci kukusan atau kalau zaman dahulu sih menggunakan dandang yang diberi kukusan kukusan itu juga anyaman dari bambu yang berbentuk kerucut.

Namun zaman modern ini pasti alat itu sudah langka ya Jadi kita siapkan aja panci kukusan seperti biasanya aja Bunda tunggu sampai keluar asapnya atau mendidih airnya baru boleh masukkan adonan tiwul yang sudah jadi. Untuk mengukus tiwul ini juga tidak membutuhkan waktu yang sangat lama bundar singkat saja 10 sampai 15 menit aja tiwul sudah matang.

Nah thiwul ini Tinggal dikreasikan aja bunda untuk makanan pokok atau pengganti nasi bisa dihidangkan dengan sayur lombok ijo seperti artikel saya sebelumnya sudah saya jelaskan. Atau hanya untuk camilan kalau misalkan untuk camilan berarti kita bisa menambahkan parutan kelapa dengan gula jawa larutan gula jawa dicampur itu juga bisa jadi alternatif lainnya.

Selamat menikmati tiwul khas dari Gunungkidul Semoga bunda bunda di rumah bisa mencobanya di rumah dan membagikan resepnya ke teman-teman tetangga atau ke sosial media lainnya. Sekian dari artikel saya tunggu artikel selanjutnya dengan resep yang lebih unik menarik dan pastinya enak. Sampai jumpa bunda di artikel saya selanjutnya Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.