Visi dan Misi FPPTMA

Sayur Jamur So atau Jamur Melinjo

Kembali lagi bersama artikel tentang masak-masakan Yang pastinya sudah banyak Ditunggu oleh bunda bunda di rumah. Kali ini saya akan membagikan resep yang unik di Bunda dan menarik pastinya bagi Bunda yang akan mencoba. Mungkin karena saking unik menariknya olahan ini sangat langka juga bunda Karena tidak semua tempat ada. Kali ini dalam artikel ini saya akan membagikan resep sayur jamur so atau jamur melinjo. Nah Sebelum kita mulai untuk mengolah sayur jamur so atau jamur melinjo ini saya akan Jelaskan sedikit ya tentang apa sih jamur so itu atau jamur melinjo itu.

Sayur Jamur So atau Jamur Melinjo

Jamur so atau jamur Melinjo (Gnetum gnemon L.) merupakan tanaman lokal perkebunan di Indonesia yang umum dibudidayakan di Pulau Jawa. Tanaman ini tumbuh subur di tanah yang miskin unsur hara karena dapat bersimbiosis dengan jamur ektomikorhiza dari genus scleroderma.Masyarakat di Jawa termasuk daerah Limpung Kabupaten Batang seringkali mengkonsumsi jamur ini yang diolah ke dalam beraneaka macam sayur dan lauk. Scleroderma citrinum merupakan salah satu anggota genus Scleroderma yang dapat bersimbiosis dengan tanaman pinus.

 Scleroderma citrinum dapat menyebabkan keracunan sehingga perlu untuk diteliti karakteristik jamur genus Scleroderma yang dapat bersimbiosis dengan tanaman melinjo. Penelitian dilakukan bertujuan mengkarakterisasi secara morfologi terhadap jamur Scleroderma yang bersimbiosis dengan akar tanaman melinjo. Penelitian dilakukan dengan mengambil sampel badan buah Scleroderma di perkebunan melinjo di sekitar Kecamatan Limpung Kabupaten Batang pada musim penghujan. Sampel yang telah diambil kemudian dikarakterisasi badan buahnya, peridium, ornamentasi, warna peridium, dan warna gleba, kemudian dibuat awetannya. Penelitian yang dilakukan menemukan tiga tipe karakteristik morfologi jamur Scleroderma di Kecamatan Limpung Kabupaten Batang. Ketiga tipe tersebut dikonsumsi oleh masyarakat sekitar perkebunan melinjo selama warna gleba belum berubah berwarna hitam. Gleba yang berwarna hitam dan peridium yang dikupas kurang bersih menyebabkan keracunan ketika dikonsumsi.

Namun jangan khawatir Bunda jika kita memakan jamur so yang masih muda mungkin ya Bunda atau yang masih putih dan kita Kupas kulitnya bersih insya allah tidak akan keracunan Bunda sesuai dengan paparan saya sebelumnya. Nah saya menemukan jamur so Ini kebanyakan memang di daerah Gunung Kidul Bunda. Itupun juga tidak semua yang mempunyai pohon melinjo atau jamur so ketika musim penghujan ada jamur Sonya jadi memang sangat langka sekali Bunda.

Di daerah Gunung Kidul pun juga peminat jamur so ini sangat banyak sekali Bunda karena di Gunungkidul ini juga ada beberapa penjual yang menjual jamur ini secara online dan melalui COD Bunda Biasanya sih sekitar 60 sampai Rp70.000 per kg nya Bunda. Harga yang sangat fantastik ya Bunda bahkan ada pula yang menjualnya dengan Harga Rp80.000 per kg. Wah bayangkan kira-kira sih kalau misalkan kita beli kan daging ayam kurang lebih dapat 2 kg Bunda ini dari pada jamur so ya hehhe... Ini harga ini sangat berpengaruh karena tingginya peminat dari jamur so ini. Harga segitu itu masih jamur sementara ya bunda jadi belum dimasak mahal sekali kan ya Bunda.

Maka dari itu ini merupakan salah satu olahan yang sangat unik langka dan pastinya enak bunda. Untuk rasanya Jangan dilakukan lagi bunda dengan harga segitu tadi yang sudah saya ceritakan peminatnya sangat banyak karena memang rasanya sangat enak. Rasa dari jamur so ini yang masih putih itu kenyal-kenyal gitu bunda kayak tahu tapi teksturnya mungkin kayak kuetiaw tapi lebih gurih lagi pokoknya enggak bisa digambarkan dengan kata kata Bunda wajib kalian coba jika ada di daerah kalian Bunda. Namun memang jamur so ini sangat langka karena hanya tumbuh di waktu penghujan saja dan tidak semua pohon yang pohon melinjo ini ada jamur saya di bawahnya Bunda jadi memang sangat sangat langka.

Oke next Kak saya tadi sudah menjelaskan sedikit tentang jamur melinjo atau jamur so Bunda nya Sekarang kita akan membuat sayur jamur melinjo nya. Yang pastinya dalam membuat sayur ini saya akan membuat tumis aja Bunda yang cocok untuk semua kalangan jadi nggak ada pedasnya Jadi untuk anak-anak cocok untuk kakek-kakek cocok untuk nenek-nenek cocok dan semua yang kurang suka pedas itu juga cocok untuk dimakan.

Pertama-tama kita kupas dulu jamur so nya sampai bersih ya Bunda jangan ada kulit sedikitpun karena nanti akan menimbulkan rasa pahit Bunda jadi mungkin keracunannya karena kurang bersih mengupasnya. Setelah kita kupas kita cuci bersih kemudian kita potong-potong sesuai selera kalau saya sih sukanya potong potong dadu agak pedes dikit lah Bunda jadi satu buah jamur melinjo itu bisa dibagi 4 atau 2 tergantung besar atau kecil jamurnya. Setelah semua jamur dikupas dan dipotong-potong kita siapkan untuk bumbu menumis nya ini juga sangat simpel sekali Bunda.

Kita perlu siapkan bawang merah bawang putih kemudian sedikit jahe atau kunyit geprek aja bunda untuk menghilangkan rasa Anyir atau rasa pahit dari jamurnya. Kalau misalkan tidak ada bumbu dapur atau rempah-rempah nya juga nggak papa Bunda cukup bawang merah bawang putih garam penyedap rasa selesai Bunda.

Untuk langkah-langkah pembuatannya juga sama seperti menumis sayur pada umumnya ya Bunda kita potong-potong dulu bawang merah bawang putih kemudian kita tumis-tumis kita beri bumbu ketoprak nya tadi misalkan ditambah lengkuas jahe atau kunyit boleh kita masukkan tumis sampai harum. Kemudian kita beri sedikit aja kira-kira 50 ml air ya untuk melarutkan bumbunya. Kita beri garam kaldu bubuk gula pasir sedikit tinggal kita koreksi rasanya. Kemudian kita masukkan jamur so yang sudah dipotong-potong sesuai selera tadi diaduk-aduk sampai air menyusut dan airnya meresap ke jamurnya.

Dalam proses memasak jamur ini juga nggak boleh terlalu lama ya Bunda takut nanti Asa jamurnya berbeda dan khasiatnya juga pun berbeda jadi menurut saya sih seperti kita memasak udang Bunda atau cumi jadi ke terlalu lama dia akan nggak enak.

Nah jika sudah matang bumbu sudah meresap ke jamnya kita matikan kompor dan sajikan di piring saji.

Dan sayur jamur so atau jamur melinjo siap dihidangkan dinikmati bersama keluarga tercinta. Ini sangat cocok sekali Bagi anak-anak bagi kakek-kakek nenek-nenek atau bagi orang yang kurang suka dengan pedas kita tinggal menambahkan membuat sambal aja sendiri bagi yang suka pedas.

Mungkin Cukup sekian ya Bunda resep dari saya jamur so i diceritakan di kolom komentar di artikel web ini ni. Semoga kalian bisa mencoba resep ini dan semoga kalian suka. Bagi kalian yang tidak ada jamur so di wilayah kalian atau di lingkungan sekitar kalian selamat apa ya mendengarkan pengalaman pengalaman dari teman-teman yang sudah pernah membuat resep ini jangan lupa pengalaman-pengalamannya di share ke bunda bunda yang lainnya melalui komentar di web artikel ini. Sekian Bunda resep unik menarik enak sayur jamur melinjo atau jamur so. Sampai jumpa kawan-kawan di artikel-artikel selanjutnya.